Gugur Di Semifinal
Akhirnya, 19 Februari 2006, tim Cahaya Bunga Hati harus gugur di semifinal, berkat permainan yang tak bernyawa sama sekali…
Kalah dari tim yang bermain 2x dalam sehari, menyakitkan tentu, walau unggul 2-0, lalu disamakan 5 menit menjelang babak kedua usai…
Menyakitkan memang, setiap anggota mencari kesalahan satu sama lain, setelah hujan turun, dan mobil Agroma (salah satu oknum defender yang kriting dan tinggi) bocor, ternyata Zacki (salah satu oknum defender yang memiliki lagu OST STEALH, tapi gak dikasih2 ke gue) menyadari bahwa kesalahan kita pada hari itu adalah lupanya berdoa sebelum pertandingan di mulai, mungkin juga karena Ilham (salah satu oknum midfielder yang mantan ketua KMMS) tidak datang dan biasanya dia yang mengingatkan untuk berdoa… Sementara Arief (oknum striker yang baru membeli flashdisk 512 MB untuk keperluan non-akadems), Maki (oknum midfielder yang ternyata juga pemain basket), Ericson (oknum goalkeeper yang ternyata belum latihan lompatan ke kiri) dan Gingin (oknum striker yang ternyata seorang Majalayan Beckham), sedang asyik menanti hujan reda di pinggir kolam renang ITB…
Benar2 kesalahan yang kami buat sendiri, tapi seperti prinsip CBH (bukan Celana dan BH) "Apa yang dimulai di lapangan harus diakhiri di lapangan" jadi kami berusaha mengikhlaskan masalah ini, walau terkadang masih terdengar oknum2 CBH suka berteriak sendiri di tengah2 kuliah atau di tengah2 lapangan…
Pelajaran yang kami ambil dari hari itu adalah pentingnya berdoa dan harus tau makan apa besok kalau2 kalah mendadak, sekian dan terima kasih, wassalam.